Rabu, 02 November 2011

Hari Ulang Tahunku


Seperti tahun-tahun sebelumnya tak ada sesuatu yang spesial yang kulakukan untuk merayakan hari itu. Bisa dikatakan bahwa hari itu sama seperti hari-hari biasanya, nothing special. Tapi memang seperti biasa hape dalam rentang waktu beberapa menit selalu bersenandung mengisyaratkan adanya sebuah pesan singkat yang akan memenuhi inbox message hapeku.
Ucapan dan doa selalu menghiasi layar monitor hape ku ketika aku mulai membuka satu persatu pesan singkat yang masuk itu. Diiringi dengan ucapan amindari bibir ini atas doa-doa yang diberikan oleh sahabat-sahabatku melalui pesan singkat tersebut. Karena doa yang sahabat-sahabatku sungguh membuat hatiku bahagia karena dengan begitu berarti masih banyak yang mengharapkan agar aku menjadi lebih baik lagi.
Walaupun tak ada ritual khusus dalam merayakan pertambahan tahun umurku, tetapi aku selalu melakukan kegiatan di malam pergantian umurku. Aku selalu berdiam diri di kamar untuk merenungi hal-hal apa saja yang telah kulakukan selama setahun yang telah kulewati. Kucatat apa saja yang telah kulakukan selama satu tahun terakhir dan kemudian kucocokkan dengan harapan yang kutulis tepat setahun yang lalu.
Sungguh kegiatan tersebut  membuatku paham betul mimpi-mimpi yang telah dan belum kuperoleh itu apa saja.  Sekaligus membuatku menuliskan kembali harapan-harapan yang akan kulaksanakan untuk tahun kedepannya.
Setelah melakukan kegiatan itu aku berdoa agar tahun ke depan aku dapat mewujudkan mimpi-mimpi yang telah kutuliskan kembali pada selembar kertas sekaligus melengkapi mimpi-mimpi yang belum sempat kuwujudkan di tahun lalu. Harapanku yang paling umum kuminta pada-Nya agar aku diberikan kesempatan untuk berbuat lebih baik dari hari kemarin.  amin..

Sabtu, 22 Oktober 2011

COVER BOTH SIDES, PLEASE..





Kehidupan kos mengharuskan berbagai macam karakter orang berkumpul di satu atap, tak hanya karakter, begitu juga ras, agama, daerah asal dan suku. Masing-masing orang membawa karakternya sekaligus kebiasaan yang biasa dia lihat, dengar, pahami dari daerah asalnya. Itulah mengapa perbedaan seringkali jadi hal besar. Apalagi kalau sudah menyangkut rasa sensitif, jadi tersinggung terus akhirnya malah diam-diaman..

Sedih ngga kalau harus serumah, ketemu setiap hari dengan orang yang lagi berantem atau perang dingin sama kita. Sedih kan? Hal yang berhasil saya pelajari dari bertahun mengenyam kehidupan anak kos adalah : usahakan kamu menempati kamar sendiri. Karena belum tentu kan orang yang satu kamar denganmu cocok dalam hal segalanya? Mungkin dia kesal karena kamu jorok, atau suka dengerin musik keras-keras pada waktu teman sekamarmu itu belajar atau tidur. Mungkin dia juga jengkel kalau kamu telepon-teleponan malem-malem apalagi sambil nangis-nangis... gimana ngga bingung coba?

Privasi dalam ruang pribadimu itu perlu kan? Nah makanya mending milih kamar sendiri :) Dan saya juga sangat setuju dalam setiap hubungan pertemanan hendaknya tetap ada jarak, dekatnya jangan too much lah karena yang begitu malah lamaaa kalau musuhan, biasanya sih :)

Nah temen sekos saya juga ada yang dulunya duekeeeeettt banget. Oke deketnya beempat sih sama saya juga, tapi berhubung saya orangnya lebih sering di kamar ngurusin tugas atau baca buku (gejala antisosial apa yah?). Apa-apa bareng, kemana-mana bareng, curhat apapun berdua, dari awal udah komit apapun yang ganjel bakalan diomongin. 

Saya yang akhirnya berhasil tahu apa masalah sebenarnya berakhir pada lingkaran obrolan hati ke hati, tangis yang membanjir dan tisu yang banyaknya mirip dengan tumpukan sampah di Bantar Gebang. Problem solve? Nanti dulu, setelah minta maaf karena semua salah serta semua ganjalan yang ngga langsung diomongin hubungan mereka berdua NGGA PERNAH SAMA LAGI dengan sebelumnya. Saya jujur saja sangat menyayangkan ini.

Selepas renggangnya , saya memang lebih dekat dengan semua penghuni kos dibanding dengan si A yang ala kadarnya. Dan entah kenapa juga kok menurut saya orang-orang kos rata-rata ngga begitu cocok gitu. Entah karena faktor apa. Misalnya aku ini barangnya ketinggalan di kamar mandi mereka langsung bilang ke orangnya kalau barangnya ketinggalan. dan dengan nada keras (siapa yang gak sebel coba)!

Entah.. dan selama itu juga hubungan saya dan si A tetap baik, masih seperti dulu. Masih jalan-jalan bersama atau nonton film . Meskipun hanya segelintir orang yang mau menjalin komunikasi dengan saya, termasuk si A, tetapi saya tahu si A ini juga orang baik. 

Hal yang berhasil saya pahami adalah : 
SETIAP KEBAIKAN AKAN BERBALIK MENGHASILKAN SESUATU YANG SAMA BAIKNYA.  SEKECIL APAPUN KEBAIKAN ITU. Sejatinya bukankah setiap manusia akan bersikap baik pada yang bersikap baik padanya? Be friendly, pada siapapun.. jangan sampai kita menjudge macam-macam pada seseorang hanya dari cerita orang lain. Bagaimanapun cerita itu, seburuk apapun 'katanya' yang sampai ke telinga kita.  
COVER BOTH SIDES, PLEASE...

Setiap manusia ada di zona abu-abu kan, tak selalu hitam tak selalu putih... manusia yang mana? Ya kita :)
Toh kita juga ngga mau kan dinilai seseorang hanya berdasarkan 'katanya'. Tanpa memberi kesempatan bagi kita untuk mengklarifikasi..

Mengutip kalimat dari seorang teman baik saya yang saya pikir patut untuk saya ingat : 
Hidup bersama banyak orang dengan berbagai macam perbedaan itu susah, kawan.. mesti banyak ngerem mulut dan nahan hati..

JUST A STUPID POSTING #1


Mencoreti jendela lagi, memutuskan di malam minggu berdiam dalam sepetak tempat di dunia nyata dan setapak tempat dalam jendela, bersama es teh tawar.. satu gelas besar. 
Segarnya masih seperti biasa, tapi kali ini tawarnya juga ikut terasa, padahal saya sudah terbiasa dengan rasanya selama bertahun.

Kadang-kadang saya benar-benar terpaku pada segala pikiran tentang jalan yang akan saya lalui.
Apa yang akan saya lakukan setelah ini... Bagaimana dengan tugas"... Bagaimana dengan segala hal yang ingin atau harus saya lakukan nanti. Apa.....

Minat kadang begitu susah ditapaki dalam keadaan bimbang.

Rentetan gagasan dikepala saya, ah bukan soal dunia tempat saya berdiri sendiri. Melongok keluar jendela dan menyelami hati. Bukan seperti itu....

dunia akademis.

Dunia akademis adalah sesuatu yang terus muncul dalam kepala saya, namun ketika satu persatu sudah dilalui... lega itu ada. Entah ini soal ujian sebentar lagi atau bagaimana. Saya merasa... penuh. Entahlah.

Dan segala yang penuh itu memberat dikepala, mestinya segala hal yang bisa akan dengan mudah dilalui... dengan optimis... tidak saya persulit sendiri. Kadang rasanya cukup buruk ketika obrolan semua orang sudah menyangkut tugas".

Entah apa ini rasanya..


         written by intan sintia~

mendung kali ini begitu tidak biasa.



_____________________________________


#22
Hai jendela.... 
Jadi tinggal kamu dan saya malam ini. Koreksi, ini sudah dini hari. Seharian segala hal kacau, tidak sesuai dengan daftar hal-hal yang saya targetkan harus tercapai. Siang tadi penuh dengan kepunahan. Serta semangat yang lenyap sementara saya harus mulai dari awal memunguti reruntuhan itu untuk menjadikannya rencana bangunan baru, kemudian secara bertahap mewujudkan semuanya.
Tapi saya ini entah kenapa susah sekali menemukan kepingan nyala api yang harus ada sebelum seonggok kayu kering menyala menjadi api unggun. Dan kemudian kebakaran besar menyusul dibelakangnya.
Atau saya yang salah... tidak lupa membuat rencana kedua tapi lupa mengalengkan cadangan kobar semangat.
Layar beku dan buku-buku itu kehilangan aroma mistis yang membuatnya memikat. Saya merana tiba-tiba.
Semester akhir yang... entahlah.
Pasti saya bisa pada akhirnya.
Membangun dengan benar rencana baru, atau yang lebih baru dari yang baru itu.
Dan akhir minggu ini pastilah cerah.
Saya harap.

Minggu, 21 Agustus 2011

regret feel about it .....LONELY


berusaha menghibur diri walau hanya dikamar sendiri.......

Airmataku ini akan menjadi lara yang akan menyelimuti hati yang begitu rapuh karena caramu. Masih mencoba untuk bangkit dari keterpurukan yang begitu dalam. Ironisnya, luka ini tersayat oleh sahabat terdekatku. Sahabat yang selama ini menjadi penguat diriku.
Pelajaran bagiku, tak mungkin selamanya aku bisa menggantungkan hidupku kepada tali selain diriNya …


Berelok gemulai, bersenandung syahdu, kadang terhempas angin dengan lembutnya dan kadang terjatuh dan terkapar, di campakan.
saat kupandangi langit hitam pekat tak berbintang, seperti ruangan beranjang enam tak berpenghuni saat ini hanya aku dan beberapa barang yang aku lempar sembarangan, niatku hanya agar kamar ini tidak terlalu terlihat kosong dan sepi.
Pernah saat aku masih kecil papa dan mamaku harus kerja dan aku di tinggal seorang diri di dalam rumah, aku menangis keras saat jam sudah menunjukan jam 11 malam dan mereka belum saja kembali, aku kembali risau yang dapat kulakukan saat itu menyetel suara TV sekencang kencangnya, air mataku semakin deras saat tak ada telepon rumah berdering untuk mengabarkan bahwa mereka pulang telat malam itu, aku tak akan meninggalkan rumah dan bermalam di tetangga hanya karna aku takut tinggal sendiri di rumah lagipula aku tak merasa nyaman jika berada di rumah orang lain,aku menangis sambil memeluk baju papa, berusaha bertelepati pada papa berharap ia bisa merasakan ketakutanku saat itu, aku menangis.
Setelah beberapa saat, ada yang mengetuk pintu dan ketika aku lihat mereka datang kubuka dengan berhamburan air mata dan memeluk papaku, papa dan mama membawakan boneka singa belang hitam putih dan membujukku agar tidak menangis lagi "maaf papa nggak telepon kalau hari ini pulang malam" kata kata itu membuatku nyaman sampai aku tertidur.

Keesokan harinya setelah pulang sekolah ketika itu jam enam sore, rumahku gelap dan aku sendiri, i hate being lonely tapi tak ada yang bisa mendengarkan aku saat itu dan seperti malam kemarin aku menunggu mereka pulang kerja, saat jam 8 malam aku masih tenang karna aku yakin jam setengah jam lagi mereka akan pulang dan ketika itu hanya ada aku dan kucingku kita menonton TV bersama, Lusi selalu setia menemani malam malam sepiku menanti mereka datang, beberapa saat kemudian telepon rumah berdering dan aku yakin itu papa." sayang papa sama mama nggak bisa pulang hari ini, tolong ngertiin ya".
Suara papa sesarasa jauh sangat jauh saat itu, dan aku hanya bisa terisak setelah itu nada telepon "tut.....tut....tut....". aku kembali ke depan TV ku usap lusi yang masih tidur manis di sana, aku menangis karna aku sendiri di rumah malam ini, teringat terakhir sebelum papa menutup telepon mama bilang aku harus ambil jemuran, kunci pintu, jendela,dan bawa masuk sepeda ke dalam rumah.
tapi pesan itu terasa hilang semua aku hanya meringkuk tidur di depan lusi berharap pagi cepat datang.
Ketika itu aku masih duduk di kelas lima SD, dan rasa sendiri itu benar benar membuatku takut.

Alunan nada klasik membuatku memejamkan mata seolah terhanyut aku memasuki dunia yang begitu berkelas dentuman nadanya yang membuat Adagio yang dinamis serempak dan sempurna, aku terperanjat dan bangun saat rasa kantuk menjatuhkan Handphone yang aku pegang dan nyaris aku membuatnya sejajar dengan rongsokan yang tak pernah ada artinya.
aku menikmati semua yang telah secara alami aku rasakan mulai dari proses aku belajar hidup mandiri dan menerima juga mengerti kadang kesendirian bukan hal yang menakutkan dan juga bukan hal yang harus kita sesali, aku memang akan hanya diam membisu di dalam rumah karna tak ada yang bisa aku ajak bicara, tapi sesaat di sekolah aku bisa tertawa lepas melihat hidup itu menyenangkan, dan perasaan buruk yang di hadapi sesaat, akan ada ganti dengan moment menyenangkan yang akan datang.

Seperti sesaat aku terkapar sakit dan tak ada seseorangpun yang bisa membantuku, aku berusaha membantu diriku sendiri untuk bangun dan sembuh, seperti sesaat semua sibuk dengan kerjaan dan hidup yang mulai pikuk resah dan selalu merepotkan akan selalu ada senyum yang bisa membuat hati senang, kadang aku menyebutnya "manusia yang benar benar kasihan" . sesaat aku menemukan rasa senang membuat orang di sekeliling kita bahagia, berbagi membantu, menasehati, memiliki aku menemukanya pada teman temanku, all my friends who near me and always be a part of my life.

berbeda lagi perasaanku dan begitu indah dan lebih membahagiakan sesaat semua teman tak lagi di sisiku dan kesendirian itu datang kembali.

Aku mulai melangkahkan kaki dan menetukan jalanku sendiri, begitu egois seperti dandelion indah berkharismatik yang selalu angkuh dengan keegoisan, dan satu yang aku bawa dari mereka hanya doa atas hidupku dan harapan yang akan aku gapai nantinya.
_______________________________________

Kantong Cerita

Buat gue, flashdisk bukan sekedar gadget yang bisa nyimpen data, lagu, video atau aplikasi aneh. Dia punya cerita sendiri. Seperti flashsdisk gue yang udah setia 2 tahun sama gue. Banyak data, atau gue lebih suka nyebutnya cerita, yang pernah gue masukin dan gue hapus, kadang ga sengaja kehapus (DAMN YOU VIRUS MAKER!!!).
Flashdisk gue termasuk barang yang beruntung, dia sering banget jalan ke rumah atau kosan temen-temen gue TANPA mengeluarkan biaya sedikitpun! Cukup nangkring di kantong atau tas temen gue. Gue juga pengen.
Well, dari situ ternyata ada beberapa cerita mereka (terkadang virus juga) yang nyangkut di flashdisk atau “Kantong Cerita” gue. Ini ada beberapa ‘cerita’ yang nyangkut di “Kantong Cerita” gue. Beberapa puisi (atau sajak, atau apalah ini), kepada siapapun yang punya, ijin publikasi yaa.
______________________________________________________________________________
BEDA ANTARA SUKA, CINTA DAN SAYANG
Dihadapan orang yang kau cintai, musim dingin berubah menjadi musim semi yang indah
Dihadapan orang yang kau sukai, musim dingin tetap saja musim dingin hanya suasananya lebih indah sedikit
Dihadapan orang yang kau cintai, jantungmu tiba tiba berdebar lebih cepat
Dihadapan orang yang kau sukai, kau hanya merasa senang dan gembira saja
Apabila engkau melihat kepada mata orang yang kau cintai, matamu berkaca-kaca
Apabila engkau melihat kepada mata orang yang kau sukai, engkau hanya tersenyum saja
Dihadapan orang yang kau cintai, kata kata yang keluar berasal dari perasaan yang terdalam
Dihadapan orang yang kau sukai, kata kata hanya keluar dari pikiran saja
Jika orang yang kau cintai menangis, engkaupun akan ikut menangis disisinya
Jika orang yang kau sukai menangis, engkau hanya menghibur saja
Perasaan cinta itu dimulai dari mata, sedangkan rasa suka dimulai dari telinga
Jadi jika kau mau berhenti menyukai seseorang, cukup dengan menutup telinga.
Tapi apabila kau mencoba menutup matamu dari orang yang kau cintai, cinta itu berubah menjadi tetesan air mata dan terus tinggal dihatimu dalam jarak waktu yang cukup lama.
Tetapi selain rasa suka dan rasa cinta…
Ada perasaan yang lebih mendalam.
Yaitu rasa sayang….
rasa yang tidak hilang secepat rasa cinta. Rasa yang tidak mudah berubah.
Perasaan yang dapat membuat mu berkorban untuk orang yang kamu sayangi.
Mau menderita demi kebahagiaan orang yang kamu sayangi.
Cinta ingin memiliki. Tetapi Sayang hanya ingin melihat orang yang disayanginya bahagia
walaupun harus kehilangan…

Do’a Dikala Ragu Akan Dirinya
Bagi yang sedang bimbang oleh sang kekasih, nih ada do’a yang bagus untuk diamalkan. Selamat Mengamalkan ya…. :)
Ya Allah…
Seandainya telah Engkau catatkan dia akan mejadi teman menapaki hidup
Satukanlah hatinya dengan hatiku
Titipkanlah kebahagiaan diantara kami
Agar kemesraan itu abadi
Dan ya Allah… ya Tuhanku yang Maha Mengasihi
Seiringkanlah kami melayari hidup ini
Ke tepian yang sejahtera dan abadi
Tetapi ya Allah…
Seandainya telah Engkau takdirkan…
Dia bukan milikku
Bawalah ia jauh dari pandanganku
Luputkanlah ia dari ingatanku
Ambillah kebahagiaan ketika dia ada disisiku
Dan peliharalah aku dari kekecewaan
Serta ya Allah ya Tuhanku yang Maha Mengerti…
Berikanlah aku kekuatan
Melontar bayangannya jauh ke dada langit
Hilang bersama senja nan merah
Agarku bisa berbahagia walaupun tanpa bersama dengannya
Dan ya Allah yang tercinta…
Gantikanlah yang telah hilang
Tumbuhkanlah kembali yang telah patah
Walaupun tidak sama dengan dirinya….
Ya Allah ya Tuhanku…
Pasrahkanlah aku dengan takdirMu
Sesungguhnya apa yang telah Engkau takdirkan
Ya Allah…
Cukuplah Engkau saja yang menjadi pemeliharaku
Di dunia dan di akhirat
Dengarlah rintihan dari hambaMu yang daif ini
Jangan Engkau biarkan aku sendirian
Di dunia ini maupun di akhirat
Menjuruskan aku ke arah kemaksiatan dan kemungkaran
Maka kurniakanlah aku seorang pasangan yang beriman
Supaya aku dan dia dapat membina kesejahteraan hidup
Ke jalan yang Engkau ridhai
Dan kurniakanlah padaku keturunan yang soleh
Amin… Ya Rabbal ‘Alamin
Bisa gue kasih ke pacar gue nih. Unyuuuuuu. *Jrrrreeeeng*
See you next post.