Selasa, 19 Juni 2012

Hey Tentang Kelebayan GW

aduUuU…. bingung junga nyeritain tentang dy…

. dy ntuw bayangan yg tak pernah pergi

. dy tuw sebuah nama yg slalu mendiami tempat yg teramat spesial

. serta seutas wajahnya yg mnerangi pada hati
. kejujuranny = alasan bg ku tuk pertahan kan dy

. kehangatan sorot matanya = alasan ku tuk sllu ingin dekat dirinya

. kelembutannya = alasan bgiku tuk ttp bertahan menemani raganya
. kedewasaanny = alasan bgiku tuk setia mendengar crt hidupnya

kan ku biarkan dy mendiami seluruh taman asa hatiku

itulah dy….
dy yg ku sayang….
dy yg ku harapkan dlm hdup ku…

haks…haks…

Sebuah Realita X_X

Tanpa aku sadari kamu udah kasih aku celah untuk belajar tentang pahit nya hidup,

Kamu kasih aku ruang untuk memahami arti sebuah kehidupan tanpa seseorang !

Maap, selama ini aku selalu berpikir “emank nya aku tong sampah tempat segala keluhan kamu betumpuk ?” Saat kamu berkeluhkesah tentang pahitnya hidup

Maap,
Sekali lagi maap.

Baru terasa kini, ternyata ada desiran kebahagiaan ketika aku berhasil membuatmu tertawa
Mendengar ocehanku

Baru ‘ngeh’ ternyata aku bisa melihat 2 kepribadian kamu yg unik ..

Orang yg berusaha sedingin es ketika jwb xmx

Tapi org yg paling cerewet yg aku dengar di telpon..

Sekarang, aku g mau bertanya_tanya, kenapa km tb* ada dalam hidup aku ,

Karena sebuah alasan itu TIDAK PENTING, yg lebih penting adalah AKIBATnya .

Dan aku menerima semua itu , termasuk akibat terburuk !

mungkin, hujan….

“mungkin”, mungkin aku hanya ingin bercerita
Mungkin hanya sebatas melepas beban
Mungkin juga, lewat ini dia tau -________-
Dari kemarin nunggu hujan. Satu jam…dua jam… hingga terlelap
Tak ada hujan Mungkin hujan enggan
Mungkin hujan bosan
Mungkin hujan lelah berhadapan dengan orang bodoh seperti aku -___-
Kata hujan : “lupakan”
Mungkin aku harus melupakan
Mungkin aku harus belajar jadi orang yang mengerti untaian kata
Hingga hujan memberi rintiknya
Hingga hujan menguntai kata-kata itu (lagi) hingga aku mengerti
Jika jalannya melupakan..
Mungkin hujan harus mengajariku
Mungkin hujan kan mengerti ‘betapa susah melupakan’
Tapi, mungkin hujan punya kamus nya?
Mungkin hujan tau rumusnya.
Entah… semua masih mungkin!
Mungkin hujan tak ingin lagi ……


hujan itu ….

Image    hujan itu kenangan….. yang kian memudar, membawa semua angan
Image    hujan itu…. penantian. karena keindahannya, karena keluguannya
Image      hujan itu….sejuk. damai tanpa alasan
Image Hujan…semua berawal dari Hujan. hingga aku menyukaimu hey Rain. hujan itu Rain? atau Rain itu hujan? mereka berbeda bagiku.
Image      Hujan itu kebahagiaan. Rain? dia itu cinta :)
Image Hujan itu setia. tapi Rain itu hanya manusia yang diciptakan untuk susah setia .
Image Hujan selalu menemani. tidak bagi Rain. dia tertinggal atau meninggalkan?
Image Aku suka Hujan. I love Rain.


RAIN, I love you.. ^^

Rain drops falling in my head,
and never knowing when it will end.
Should I run for cover,
or let another rain drop fall in my head again?
I would love to dance in the rain,
and knowing somehow it’ll help erase the pain.
Sometimes when I’m all alone,
and I see rain drops are falling outside again.
There’s happiness that I feel

 BY: rainpoems

aku suka jika hujan turun, mendinginkan hati, menyejukkan pikiran,..
aku suka jika hujan turun, aku tidak perlu membawa payung, karena aku ingin butirannya menetes di kepalaku..
aku suka hawa dinginnya...  aku suka hujan..

banyak kata yang tak bisa kuucapkan..
and,

Rain, I love you  ^_^


 

V Versi GW

Hmmm, notes ini intinya masih galau. Galau tiada tara tingkat neraka #naonsih
ya . . .ya. . . Gw terpeleset. *kenapa?kok bisa?*
berawal dr mencari! Ya, mencari. Mencari jalan yg gw inginkan dr dulu. Tp jalan itu selalu gada ujungnya. Pengen cepet nyampe, tp waktu ga menunjukan a miracle. Dan saat t= 62.208.000 sekon, tiba2 V(kecepatan) gw=0. *knp? Gw capeee woy!
Yap gw berhenti sejenak. Tiba2 gw liat jalan lain, tanpa basa-basi gw langsung mengubah haluan. Bru juga gw jalan dgn V=30 m/s tiba2 jalan yg gw pengen drdulu terlihat bgt mudah.
Aaaaah dasar lg sial, gw pengen balik ke jalan itu! Tp jalannya licin, akhirnya gw kepeleset.
Tersungkur. Ditengah 2 jalan.
Tertunduk di antara 2 jalan.
Dan skrg gw bingung. Mw tetep ditengah 2 jalan itu ato minggir? Tp minggir ke jalan yg mana? Jalan yg gw pengen dari dulu dan meninggalkan jalan ke 2? Atau tetap dijalan ke2 dan menikmati setiap langkah yg gw ambil? Trus harus brapa V(kecepatan) biar gw cepet nyampe ke jalan itu? Biar gw ga luntang_lantung ky gni?